
Bupati Bersama Wabup, Sekda dan Jajaran Forkopinda Saat Memantau Pelaksanaan Pemumutna Suara Pilhut.
Tondano, KOMENTAR – Pesta demokrasi tingkat desa terbesar di Sulawesi Utara (Sulut) sukses dihentak. Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) atau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar di 129 desa di Kabupaten Minahasa pada Rabu (17/06/2026) kemarin berjalan aman, lancar, dan kondusif.
DATA_CALON_HUKUM_TUA_2026_FINAL_18_JUNI_update_09.35_wita(1)
Hingga Kamis (18/06/2026), hampir seluruh desa telah merampungkan penghitungan suara. Tersisa dua desa, yakni Desa Kembes dan Desa Sea, yang proses penghitungannya masih bergulir hingga Kamis siang.
Salah satu sorotan paling menarik dalam Pilhut Minahasa tahun ini adalah panggung bagi para petahana (incumbent). Dari total 397 calon hukum tua yang ditetapkan, 60 diantaranya adalah calon petahana yang kembali bertarung untuk mempertahankan kursi kekuasaan mereka, menarikmya 20 orang di antaranya harus berbesar hati menerima kekalahan dari sang penantang. Meski begitu, mayoritas petahana lainnya (40 orang) masih dinilai tangguh dan berhasil mengamankan kembali posisinya.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya agenda besar ini.
“Kita bersyukur Pilhut serentak tahun ini sudah berjalan lancar dan aman. Hasilnya, nama-nama hukum tua terpilih sudah dilaporkan ke Pemkab Minahasa,” ujar Bupati Robby. Hebatnya lagi, meski sempat diwarnai riak-riak kecil khas kontestasi politik, situasi di lapangan tetap terkendali dengan baik.
Saking krusialnya agenda ini, proses pemungutan suara dipantau langsung oleh tim super lengkap. Bupati Robby Dondokambey turun langsung bersama Wakil Bupati Vanda Sarundjang, Sekda Lynda Wantania, jajaran pejabat Pemkab Minahasa, Kepala Kejaksaan Tinggi, hingga Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS).
Tak ketinggalan, dunia akademik juga ikut ambil bagian. Dekan FISIP Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dr. Ferry Liando, S.IP., M.Si., memboyong sekitar 300 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Politik (baik program S1 maupun S2 Pascasarjana) untuk melakukan pemantauan langsung di desa-desa.
Terkait kapan para Hukum Tua terpilih ini akan resmi memakai seragam dinas baru mereka, Sekda Minahasa Lynda Wantania menyebut bahwa jadwal pelantikan masih menunggu hasil rapat kebijakan antara Bupati dan Wakil Bupati.
Pengamat Pemerintahan Desa sekaligus tim pemantau dari FISIP Unsrat, Dr. Welly Waworundeng, M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya Pilhut ini. Menurutnya, pemilu tingkat desa ini berjalan sangat demokratis tanpa ada temuan pelanggaran berat di lapangan.
Satu hal yang paling bikin kagum adalah tingginya kesadaran politik warga Minahasa. Angka partisipasi pemilih tercatat sangat fantastis, yakni menembus di atas 95 persen.
“Ini luar biasa, partisipasi masyarakat cukup tinggi. Warga yang tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu umumnya karena mereka memang tercatat di DPT, tetapi saat ini sedang bekerja di luar daerah,” jelas Welly kepada wartawan, Kamis (18/06/2026).
Dengan tingginya partisipasi dan suasana yang kondusif, Minahasa sukses membuktikan diri sebagai barometer pelaksanaan pesta demokrasi desa yang matang dan sehat di Sulawesi Utara.(bly)
INI DAFTAR PEROLEHAN SUARA DI 129 DESA :
DATA_CALON_HUKUM_TUA_2026_FINAL_18_JUNI_update_09.35_wita(1)



