
Fanny Runtuwene Bersama Ibunya Terharu dan Langsung Ibadah Syukur Usai Memenangkan Pilhut Desa Mokupa
MOKUPA, KOMENTAR – Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak Kabupaten Minahasa 2026 melahirkan pemimpin baru di Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri. Figur muda Fanny Mikhael Runtuwene (FMR) berhasil mencatatkan kemenangan setelah mengalahkan petahana Susana Warouw (SW) dalam pertarungan yang berlangsung, Rabu (17/06/2026).

Berdasarkan hasil penghitungan suara, FMR yang maju dengan nomor urut 1 meraih 975 suara, unggul 52 suara dari SW nomor urut 2 yang memperoleh 923 suara. Dari total lebih dari 2.200 pemilih yang terdaftar, jumlah suara sah tercatat sebanyak 1.898 suara.
Kemenangan tersebut disambut sukacita oleh para pendukung FMR yang sejak awal optimistis mengusung perubahan bagi Desa Mokupa.
“Puji syukur kepada Tuhan atas hasil yang luar biasa ini. Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Desa Mokupa. Terima kasih kepada tim pemenangan dan khususnya seluruh pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” ujar Fanny usai pengumuman hasil penghitungan suara.

Menariknya, rivalitas politik dalam Pilhut Mokupa terjadi di antara keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Meski demikian, FMR menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik harus berakhir indah dan damai setelah proses demokrasi selesai.
Menurutnya, tidak ada lagi kubu-kubuan pasca pemilihan. Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan seluruh warga untuk membangun Desa Mokupa menjadi lebih maju dan sejahtera.
Diketahui, FMR dan SW merupakan saudara dekat (Tante dan Ponakan Dari Garis Keturunan Keluarga Wowor). Ibunya dan SW merupkan cucu bersaudara. Sedangkan suami dari rivalnya SW merupakan adik dari ibu mertuanya.
Menurutnya, Pilhut telah selesai dan kini saatnya seluruh elemen masyarakat Mokupa kembali bersatu demi kemajuan desa.
“Baik pendukung saya maupun pendukung Ibu Susana Warouw, mari kita bergandengan tangan membangun Desa Mokupa yang kita cintai. Tidak ada lagi perbedaan. Yang ada sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama memajukan desa,” tegasnya.
FMR mengungkapkan, sejumlah program strategis telah disiapkan untuk membawa Mokupa menjadi desa yang lebih maju, modern, dan sejahtera.
Salah satu program unggulannya adalah mewujudkan Desa Mokupa berbasis digital, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi pemerintahan dan keuangan, serta mempercepat akses informasi bagi masyarakat.
Selain itu, potensi alam dan keindahan pesisir Mokupa akan menjadi fokus pengembangan melalui konsep desa wisata yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia juga bertekat membangun desa Mokupa yang lebih sejahtera lewat bantuan bantuan sosial dan pembagunan infrastuktur. Tidak hanya itu, pengusaha muda ini siap bekerja sama dengan jaringan dari luar.untuk pembagunan Desa Mokupa..
“Kami ingin menjadikan Mokupa sebagai desa yang maju secara teknologi, tetapi tetap menjaga kearifan lokal dan potensi wisata yang dimiliki. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan,” katanya.
Meski tergolong muda, Fanny Mikhael Runtuwene dikenal memiliki pengalaman kepemimpinan yang cukup matang. Ia menjabat sebagai Direktur PT Maesa Raya Multimedia Manado serta Direktur PT Cendrawasih Wiputra Mandiri Sorong.
Pengalamannya di dunia usaha dan teknologi informasi menjadi modal penting dalam membawa inovasi bagi pemerintahan desa.
Tak hanya itu, FMR juga aktif dalam berbagai organisasi, antara lain sebagai Sekretaris ICTA (Indonesia Cable Television Association) Provinsi Papua Barat Daya, anggota APINDO ((Asosiasi Pengusaha Indonesia) Provinsi Papua Barat Daya, serta Sekretaris Wilayah Rohani St. Matias Rasul.
Di bidang profesional, ia memiliki kompetensi dalam Telecommunication Engineering, Network System Engineering, dan Electrical Power Engineering, serta kemampuan dalam pengelolaan keuangan, analisis laporan keuangan, dan mitigasi risiko.
Dengan latar belakang tersebut, banyak pihak menilai FMR memiliki kombinasi ideal antara pengalaman manajerial, kemampuan teknis, dan jiwa kepemimpinan untuk membawa Desa Mokupa menuju era baru pembangunan.
Pelaksanaan Pilhut di Desa Mokupa sendiri berlangsung aman, tertib, dan demokratis dengan tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi, menandakan besarnya antusiasme warga dalam menentukan arah masa depan desa Mokupa untuk delapan tahun ke depan.(bly)



