
Bupati Minahasa Robby Dondokambey Melantik 114 Pejabat Eselon III dan IV di Gedung Wale Ne Tou
Tondano, KOMENTARNEWS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa kembali melakukan penyegaran. Tidak tanggung tanggung sebanyak 114 orang pejabat eselon III, IV dilantik dan diambil sumpah langsung oleh Bupati Robby Dondokambey, di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Rabu (5/8/2026).
Mutasi kali ini hanya bersifat rotasi atau perpindahan posisi.Meski demikian ada juga yang mendapat promosi jabatan.Seperti jabatan administrator eselon III, Anneke Rantung yang sebelumya Sekertaris Dinas (Sekdis) kini jadi Camat Tompaso. James Palandi sebelumnya, Sekdis Kecamatan Eris dipromisi jadi Camat Eris.Nicky Porawouw, SSTP sebelumnya Sekdis di Dinas Perhubungan kini jabat Camat Tondano Barat.(selengkapnya lihat daftar nama pejabat yang dilantik)
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, Sekda Dr. Lynda D. Watania, M.Si., Ketua DPRD Minahasa, jajaran Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Robby menyampaikan bahwa dinamika pemerintahan menuntut birokrasi yang adaptif dan memiliki sumber daya aparatur yang berkualitas. Karena itu, penempatan pejabat dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus mempercepat pencapaian program pembangunan daerah.
Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar memaknai jabatan sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar kedudukan. Menurutnya, setiap pemimpin di lingkungan pemerintahan harus mampu membangun kerja sama yang solid, menciptakan suasana kerja yang produktif, serta menjadi teladan dalam kedisiplinan, etika, dan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. Setiap pejabat diharapkan mampu mengambil keputusan secara tepat, menyelesaikan persoalan dengan cepat, serta memastikan pelayanan publik terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Lebih lanjut, Robby menjelaskan bahwa pelaksanaan promosi, rotasi, dan mutasi ASN dilakukan melalui mekanisme yang objektif berdasarkan sistem manajemen talenta. Penilaian terhadap setiap aparatur mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kebutuhan organisasi sehingga tidak didasarkan pada pertimbangan subjektif.
Ia menegaskan bahwa pelantikan tahap kedua ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam membangun sistem birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, ia memastikan seluruh proses berlangsung tanpa praktik suap maupun intervensi pihak mana pun.
Di penghujung sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan semangat melayani, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Minahasa.
Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh pemimpin daerah, tetapi juga oleh kinerja seluruh aparatur yang mampu bekerja secara disiplin, berintegritas, dan saling bersinergi demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(bly)



