Hengky Honandar dan Randito Maringka Hadiri Ibadah Remaja GMIM
Bitung,KOMENTAR –Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE didampingi Ketua TP PKK Ellen Honandar Sondakh, SE,menghadiri kegiatan Selebrasi Paskah Remaja Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa Tahun 2026 berlangsung di Lapangan Sari Cakalang, Kecamatan Madidir, Kelurahan Madidir Ure, Sabtu (11/04/2026).

Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM 2026 berlangsung meriah, menghadirkan suasana penuh sukacita sekaligus menjadi simbol kebangkitan iman generasi muda gereja.
Selain Wali Kota, hadir juga dalan kegiatan ini Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos didampingi Sekretaris TL PKK Bitung Jasinta Maribel Maringka Gumolung, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut Dr. Audy Pangemanan yang mewakili Gubernur serta Forkopimda.

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung dalam perayaan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah kota terhadap kegiatan pembinaan iman generasi muda gereja, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun karakter generasi penerus daerah.
“Pemerintah Kota Bitung memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Wali Kota Honandar, dalam sambutannya.
Selain itu, Wali Kota Honand
ar juga memberikan penghargaan kepada aparat keamanan yang telah menjaga jalannya kegiatan tetap kondusif.
“Pemerintah Kota Bitung juga mengapresiasi TNI/Polri yang telah bekerja keras melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung, sehingga berjalan aman dan lancar,” ucap Wali Kota.
Selebrasi diawali dengan Ibadah Agung yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis (BPM) Sinode GMIM, Pdt. Dr. Adolf Wenas.

Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan, melainkan panggilan untuk hidup berakar dalam Kristus dan menunjukkan buah iman dalam keseharian.
Rangkaian acara dilengkapi dengan pawai Paskah yang melintasi jalan-jalan utama Bitung.Ribuan remaja berjalan penuh semangat, menampilkan wajah ceria dan disiplin.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Sinode GMIM, BPMS, Ketua KPRS GMIM, para Ketua Wilayah, pembina remaja, panitia pelaksana
koordinasi panitia yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ignatius Rudy Theno,ST,MT,MAP selaku Ketua Panitia Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM 2026.
Tentunya terlaksananya kegiatan tersebut berkat tangan dingin Ketua Panitia Rudy Theno yang merupakan Sekretaris Kota Bitung.
Rudy Theno, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah membawa dampak ekonomi yang cukup besar bagi para pedagang kecil.
“Selain menjadi momentum pembinaan iman bagi generasi muda gereja, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
Kami melihat langsung bagaimana aktivitas jual beli di sekitar lokasi kegiatan begitu ramai,” ujar Rudy Theno.
Ribuan Peserta Remaja Gairahkan Sektor UMKM Bitung
Ia memperkirakan, dari ribuan peserta yang hadir, perputaran uang yang terjadi di sektor UMKM selama kegiatan berlangsung mencapai angka yang cukup signifikan.
“Kalau kita hitung dari jumlah peserta yang hadir dan transaksi yang terjadi di lapangan, perputaran uang dari aktivitas UMKM diperkirakan berkisar antara Rp500 juta hingga mendekati Rp1 miliar,” ungkapnya.
Menurut Rudy, hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan berskala besar juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Ini menjadi bukti bahwa kegiatan gerejawi tidak hanya membawa dampak spiritual, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM lokal,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran puluhan ribu remaja GMIM di Kota Bitung menjadi energi positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Lebih dari 20 ribu remaja berkumpul di satu tempat dengan semangat iman dan sukacita.
Ini energi positif bagi kota ini, sekaligus memberi peluang ekonomi bagi warga yang berjualan,” jelas Rudy.
Rudy juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari jajaran Sinode GMIM, Pemerintah Kota Bitung, hingga dukungan dari aparat keamanan.
“Keberhasilan kegiatan ini adalah hasil kerja bersama. Panitia, gereja, pemerintah daerah, serta TNI dan Polri bekerja bahu-membahu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh sukacita,” ungkapnya. (*)



