DaerahKota Manado

Safari BPMS GMIM ke Partai Politik, Pnt Hengky Kawalo: “Jangan Seret Gereja ke Ranah Politik, GMIM Bisa Hancur”

Hengky Kawalo: Insert : Adolf Wenaa

MANADO, KOMENTARNEWS –  Kunjungan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pdt. Adolf Wenas ke sejumlah partai politik menuai kritik dari kalangan warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Salah satu kritik datang dari Penatua Pria/Kaum Bapa (P/KB) Wilayah Manado Selatan Satu, Pnt Hengky Kawalo, yang menilai langkah tersebut berpotensi menimbulkan persepsi bahwa gereja sedang memasuki ranah politik praktis.

Menurut Hengky, gereja seharusnya menjaga independensi dan fokus pada pelayanan, bukan melakukan safari ke kantor-kantor partai politik.

“Untuk apa Ketua Sinode membawa rombongan BPMS GMIM melakukan safari ke partai politik? Ini menurut saya merupakan langkah yang keliru karena gereja tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Hal seperti ini dikhawatirkan dapat merusak sendi-sendi pelayanan GMIM,” ujar Hengky, Selasa (4/8/2026).

Penatua P/KB GMIM Syalom Karombasan itu menilai tidak ada alasan mendesak bagi pimpinan Sinode untuk melakukan kunjungan ke partai politik, termasuk Partai NasDem, Partai Gerindra, maupun partai lainnya.

Mantan Anggota DPRD Kota Manado tiga periode tersebut menegaskan bahwa hubungan gereja dengan pemerintah merupakan hal yang berbeda dengan hubungan bersama partai politik.

“Kalau Ketua Sinode dan BPMS bertemu Gubernur, bupati, wali kota, atau anggota DPR RI dalam rangka mendukung pelayanan gereja di bidang pendidikan, kesehatan, dan kepentingan masyarakat, itu wajar. Tetapi kalau sudah melakukan safari ke partai politik, menurut saya itu sudah keluar dari jalur pelayanan gereja,” katanya.

Hengky berharap pimpinan GMIM ke depan tetap menjaga marwah gereja dan tidak mengambil langkah yang dapat menimbulkan kesan adanya keberpihakan politik.

“Saya orang politik, tetapi saya tidak ingin pelayanan GMIM dipengaruhi atau diarahkan oleh kepentingan partai politik. Gereja harus tetap menjadi rumah bagi semua jemaat tanpa membedakan latar belakang politik,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Ketua Sinode GMIM Pdt. Adolf Wenas maupun BPMS GMIM terkait kritik yang disampaikan Hengky Kawalo atas kunjungan tersebut.(bly)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button