Minahasa Tenggara

Jelang Pengucapan Syukur Minahasa Tenggara, Gas Melon Hilang di Pasaran

Diduga Dijual ke Pengelola PETI dengan Harga Rp50-100 Ribu

Mitra, KOMENTAR-

Menjelang perayaan Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pada Minggu, 19 Juli 2026, masyarakat mengeluhkan dengan kondisi kelangkaan  Elpiji 3 kilogram.

Bahkan keberadaan gas melon tersebut, menghilang di pasaran. Kalau pun ada, harganya tidak sesuai dengan HET yang disubsidi pemerintah.

Di sejumlah wilayah di Mitra, gas elpiji 3 kilogram terpantau sulit ditemukan, baik di pangkalan maupun di tingkat pengecer.

Kondisi ini membuat banyak warga harus bersusah payah berkeliling mencari elpiji untuk memenuhi kebutuhan harian apalagi menjelang hari Pengucapan syukur.

Warga pun mengaku sudah mendatangi beberapa pangkalan, namun stok yang tersedia cepat habis. Akibatnya, sebagian masyarakat terpaksa menunda pembelian atau mencari tabung di lokasi lain dengan harga yang lebih tinggi.

Kelangkaan ini sangat berdampak pada keberlangsungan kehidupan sehari-hari, banyak waktu terbuang percuma hanya untuk mencari dan mendapatkan kebutuhan elpiji.

Apalagi menjelang hari pengucapan syukur yang notabene sangat memerlukan stok elpiji sebagai kebutuhan memasak untuk hidangan melayani tamu nantinya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama Pertamina segera melakukan evaluasi distribusi, serta menambah stok pasokan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi menjelang hari pengucapan syukur ini.

‎”Jangan sampai saat masyarakat sedang mempersiapkan Pengucapan Syukur, justru kesulitan mendapatkan gas untuk memasak,” ujar salah seorang warga baru-baru ini.

Beredar informasi, menghilangnya elpiji 3 kilogram dipasaran diduga karena dijual kepada pengelola pertambangan emas dengan harga berkisar Rp50-100 ribu.

Hingga berita ini dimuat, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kelangkaan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Minahasa Tenggara.

‎(*/SKT)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button