DaerahKota Manado

Warga Pulau Gangga dan Talise Akhirnya Nikmati Listrik

Manado, KOMENTAR – Dari sederetan gubernur yang tercatat memimpin Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hanya satu nama yakni Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang mampu membuka lembaran baru di daerah ini sekaligus menjawab kerinduan masyarakat lewat kebijakan populis pro rakyat.

Buktinya, sekian tahun dalam kegelapan tanpa listrik, akhirnya kerinduan masyarakat pulau Gangga dan Talise yang berada di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk menikmati aliran listrik 1×24 jam akhirnya terjawab sudah lewat janji Gubernur Sulut YSK.

Sejak Selasa (12/08/2025), genset berukuran raksasa sudah siap menyalakan lampu 1×24 di daerah pulau Gangga dan Talise.

Sebelumnya masyarakat di dua pulau itu hanya terbatas menikmati listrik 6 hingga 12 jam sehari dan menghambat sejumlah sektor diantaranya, pendidikan dan kegiatan ekonomi.

Masyarakat pulau Gangga dan Talise sangat senang dan berterima kasih kepada Gubernur YSK yang sangat peduli perhatikan rakyatnya.

“Pak Gub sudah jawab torang samua (masyarakat pulau Gangga dan Talise pe isi hati,” tulis Edo salah satu warga di Medos.

Sementara itu, aktivis paling vokal di Sulut Calvin Castro menturkan, Gubernur Sulut YSK sudah mengambil sebuah kebijakan yang sangat-sangat pro rakyat.

Dimana menurut Calvin Castro yang juga Ketua Armak Sulut ini, YSK tidak pernah ingkar janji ke rakyatnya

“Pak Gubernur YSK tepati janji kepada masyrakat pulau Gangga dan Talise yakni sebelum taggal 17 Agustus atau bertepatan dengan hari kemerdekaan, lampu so manyala 1×24 jam,” ucap Castro.

“Kalau selama ini palau Gangga dan Talise belum merdeka, maka pak YSK datang memerdekakan masyarakat di dua tempat tersebut,” tutup Calvin Castro yang akhir-akhir ini ramai di Medsos Calon kuat KONI Manado.

Jadi bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas permintaan warga yang berjasa menolong para penumpang kapal KM Barcelona yang terbakar beberapa waktu lalu.

Pengiriman genset dilakukan melalui jalur laut dan langsung diserahkan kepada aparat desa serta perwakilan masyarakat.

Dengan fasilitas ini, warga di dua pulau tersebut kini dapat menikmati penerangan tanpa batas waktu, sehingga aktivitas di malam hari dapat berjalan lancar.

“Ini adalah wujud penghargaan kami kepada masyarakat Pulau Talise dan Gangga yang dengan keberanian dan keikhlasan menolong para korban insiden KM Barcelona. Pemerintah Provinsi Sulut tidak akan melupakan jasa mereka,” ujar Gubernur Yulius Selvanus saat kegiatan “Pencanangan Listrik 24 Jam di Kedua Pulau, Gangga dan Talise” yang berlangsung secara daring (online) pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Wisma Negara Bumi Beringin.

Sebelumnya, warga Pulau Talise dan Gangga sempat mengajukan permohonan genset kepada Gubernur sebagai solusi keterbatasan listrik yang selama ini hanya menyala pada jam tertentu.

Permintaan tersebut direspons cepat oleh Pemprov Sulut sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus pemerataan fasilitas infrastruktur di daerah kepulauan.

Dengan langkah ini, Pemprov Sulut menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun dari pusat kota, tetapi juga memastikan daerah terpencil mendapatkan perhatian dan penghargaan yang setara.

Sekadar diketahui, jumlah penduduk Pulau Gangga, yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, adalah 2.566 jiwa.

Jumlah ini terbagi menjadi dua desa, yaitu Desa Gangga Satu dengan 1.693 jiwa dan Desa Gangga Dua dengan 873 jiwa.

Sementara jumlah penduduk Pulau Talise kurang lebih 603 jiwa. Pulau Gangga dan Talise terletak sekitar 35 km dari Kota Manado.

Untuk mencapai Pulau Gangga dari Manado, diperlukan perjalanan darat menuju pelabuhan di Likupang Barat dengan menempuh jarak sekitar satu jam dilanjutkan dengan transportasi laut (perahu atau kapal) selama sekitar satu jam. (bly)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button