Spektakuler ! Silver Reunion SMUKERTO Angkatan 2000

Penyerahan bantuan ke sekolah dan aksi sosial menjadi puncak kegiatan Silver Reunion SMUKERTO Angkatan 2000 yang berlangsung spektakuler dan penuh kekeluargaan
Tomohon, KOMENTAR – Semangat kebersamaan tak lekang oleh waktu. Alumni SMA Kristen 1 Tomohon (SMUKERTO) Angkatan 2000 kembali ke almamater tercinta dengan membawa aksi nyata. Puncak dalam rangkaian Silver Reunion peringatan 25 tahun kelulusan, para alumni menyerahkan bantuan operasional sekolah sekaligus berbagi pengalaman alias sharing session untuk memotivasi para siswa, Kamis (26/2/2026).

Wuena Pinaria bersama tim kerja Victor Rampengan dan Jennete Lontoh sharing bersama dan menyerahkan bantuan ke sekolah. Kegiatan ini merupakan puncak dari reuni akbar alumni SMUKERTO Angkatan 2000 yang berlangsung penuh kekeluargaan.
Bantuan berupa televisi 55 inci diserahkan langsung oleh Koordinator Tim Kerja Reuni, Wuena Pinaria, bersama Victor Rampengan dan Jennete Lontoh, dan diterima Kepala Sekolah Ferly Rau, didampingi guru dan para siswa.
Tak sekadar menyerahkan bantuan, para alumni juga menggelar sharing session, berbagi kisah perjuangan dan kesuksesan setelah lulus dari SMUKERTO. Suasana pun penuh kehangatan, menjadi momen inspiratif bagi para siswa yang kini tengah menempuh pendidikan.
“Penyerahan batuan ini masih dalam rangkaian kegiatan Reuni Akbar SMUKERTO Angkatan 2000 bertajuk “Silver Reunion”, yang digelar Sabtu, 14 Februari 2026 di Taman Kelong Tomohon yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Kami berkomitmen berbagi dengan adik-adik angkatan, karena apa yang kami terima di sekolah ini menjadi modal penting dalam pendidikan dan karier kami. Kami berharap mereka sukses dan tidak melupakan almamater serta guru-guru,” ungkap Wuena, yang kini berprofesi sebagai dosen.

Tim kerja reuni mengunjungi dan menyerahkan bantuan sosial kepada mantan guru dan alumni
Ia mengungkapkan, lulusan SMUKERTO 2000 kini telah tersebar di berbagai profesi strategis, mulai dari PNS, dosen, politisi, pengusaha, pejabat, anggota Polri dan TNI, hingga ada yang bertugas di PLN Pusat. Bahkan, salah satu alumni kini berpangkat Kombes Polri senagai kepala Devisi Penindakan KPK dan sebentar jadi pangkat Jenderal, serta ada yang bertugas di Polda Sulut.
Kepala Sekolah SMUKERTO, Ferly Rau.Ia memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian para alumni dan berharap kegiatan seperti ini terus berkesinambungan.
“Tetap semangat, torang berdoa terus agar kegiatan seperti ini terus berkesinambungan. Bapak dengan guru-guru sering bilang, torang mau anda ke depan jadi pemimpin, bukan jadi ekor. Dan apresiasi ada satu senior yang sedikit lagi akan mengikuti pendidikan untuk dapat pangkat Jenderal. Itu lulusan 2000. Itu barangkali menjadi motivasi bagi adik adik angkatan, ” ucap Rau.
Ia sedikit menceritakan bahwa dahulu belum ada SMA Kristen 1 dan SMA Kristen 2. Setelah tahun 2003 dimekarkan jadi SMA Kristen 1 dan SMA Kristen 2.
“Yang SMA Kristen 2 semua yang tinggal di asrama (Binaan Khusus), kemudian siswa yang tidak tinggal di asrama masuk di SMA Kristen 1. Begitu dia punya sejarah. Jadi torang tidak perlu bedakan, tapi sebenarnya torang punya visi sama,” ucap Rau.
Menurut Wuena Pinaria, bantuan yang diberikan merupakan dana hasil gotong royong para alumni yang tersebar di Sulawesi Utara hingga luar daerah.
“Kami bergerak dengan prinsip satu hati, melangkah pasti untuk almamater SMU Kristen 1 Tomohon,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Silver Reunion sendiri telah berlangsung sejak 14 Februari 2026, diawali dengan acara puncak di Taman Kelong Tomohon yang dihadiri ratusan alumni dan para mantan guru.
Acara diawali ibadah syukur dan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan nostalgia, mulai dari pemberian cendera mata kepada para guru, games, foto bersama, hingga berbagi cerita.
“Reuni ini sangat berharga, kami bisa bertemu kembali dan mengenang masa-masa indah semasa SMA,” kata Malvin Bonde Pandeirot, salah satu alumni yang dahulu dikenal siswa paling aktiv.
Hal senada disampaikan Ana Sandra Kapoh, alumni yang datang dari Basaan, Minahasa Tenggara.
“Meski waktu dan jarak memisahkan, tali persaudaraan tetap abadi. Terima kasih guru-guru yang telah membentuk kami,” tuturnya.
Tak hanya itu, para alumni juga menggelar kegiatan sosial berupa kunjungan, doa, dan bantuan diakonia bagi teman dan guru yang sakit.
Kepala Sekolah SMUKERTO, Ferly Rau, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian para alumni.
“Silver Reunion ini sangat luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi angkatan lain. Ini membuktikan kuatnya ikatan alumni dengan sekolah,” katanya.
Ia juga menyebut, angkatan 2000 merupakan angkatan istimewa karena menjadi generasi yang menyatukan kelas Binaan Khusus (Binsus) dan reguler sebelum akhirnya dipisahkan menjadi SMA Kristen 1 dan SMA Kristen 2 Tomohon.(bly)



