DaerahMinahasa

Kawanua Sedunia Pulang Kampung, Wabup Vanda Sarundajang Ajak Diaspora Promosikan Pariwisata Minahasa

Vanda Sarundajang saat menerima audiensi rombongan Kawanua Sedunia Pulang Kampung di RM Astomi, Peleloan

Tondano, KOMENTARNEWS Pemerintah Kabupaten Minahasa mengajak para Kawanua yang tersebar di berbagai daerah dan negara untuk ikut mempromosikan potensi pariwisata serta ekonomi kreatif di tanah leluhur.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang saat menerima audiensi rombongan Kawanua Sedunia Pulang Kampung di RM Astomi, Peleloan, Senin (10/8/2026).

Dalam sambutannya, Vanda menyampaikan salam hangat dari Pemkab Minahasa sekaligus permohonan maaf dari Bupati Robby Dondokambey dan Ketua TP-PKK Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong yang berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan audiensi bersama Inspektorat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, kami menyambut kehadiran bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian. Terima kasih telah hadir di tempat ini. Kami berharap kehadiran bapak dan ibu juga dapat membantu mempromosikan destinasi-destinasi unggulan pariwisata, khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa,” ujar Vanda.

Vanda mengatakan, Pemkab Minahasa saat ini memiliki visi menjadikan Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera. Visi tersebut terus didorong melalui penataan berbagai destinasi wisata yang tersebar di sejumlah wilayah.

Menurutnya, potensi wisata Minahasa tidak hanya berada di pusat daerah atau kawasan Tondano. Wilayah Minahasa yang luas menyimpan banyak destinasi dengan karakter dan daya tarik masing-masing.

Ia mencontohkan Bukit Kasih di Kecamatan Kawangkoan Barat serta sejumlah kawasan wisata lainnya yang berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat kota.

“Minahasa adalah kabupaten sejarah. Kalau orang keluar ditanya dari mana asalnya, sering disebut Manado. Manado di mana? Di Minahasa. Ini yang harus kita kenalkan,” katanya.

Vanda juga mengingatkan para peserta Kawanua Sedunia Pulang Kampung bahwa Minahasa merupakan salah satu daerah penting dalam sejarah Sulawesi Utara. Kabupaten ini merupakan kabupaten tertua di Sulawesi Utara dengan jumlah penduduk sekitar 340 ribu jiwa.

Selain sektor pariwisata, Vanda turut menyampaikan kondisi Minahasa yang tengah menghadapi musim kemarau panjang akibat dampak El Nino.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima Pemkab Minahasa, permukaan Danau Tondano menyusut sekitar dua sentimeter setiap hari.

“Kami sedang dalam masa kemarau yang cukup panjang. Menurut laporan, kondisi ini akan berlangsung sampai bulan-bulan mendatang. Di berbagai tempat sumur mulai kering dan rawan terjadi kebakaran lahan, perkebunan, kolam ikan hingga rumah penduduk,” jelasnya.

Pemkab Minahasa pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menghemat penggunaan air, serta bersama-sama menjaga lingkungan untuk mengantisipasi dampak kemarau.

Vanda berharap kegiatan Kawanua Sedunia Pulang Kampung yang berlangsung pada 10–11 Agustus 2026 tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara diaspora Kawanua dengan tanah leluhur.

“Kita bahu-membahu memajukan Minahasa. Kehadiran bapak dan ibu di kampung halaman ini sangat berarti untuk memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah,” pungkasnya.

Dalam audiensi tersebut, Vanda didampingi sejumlah pejabat Pemkab Minahasa, di antaranya Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bagian Umum serta jajaran Bagian Umum Pemkab Minahasa.(bly)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button