DaerahMinahasa

Mafia Solar Bos Marcel Diduga Bebas Kuras BBM Subsidi SPBU di Minahasa, Nama Kapolres dan Kasat Reskrim Ikut Diseret

Sejumlah mobil diduga milik mafia solar bos Marcel antre di SPBU Tondano menguras BBM Subsidi milik rakyar

Tondano, KOMENTAR – Mafia BBM Solar marak di wilayah Minahasa. Bahkan, aksi “rampok” ini terkesan ada pembiaran oleh Aparat Pengak Hukum (APH). Diduga Mafia Solar dilindungi untuk kepentingan pribadi demi mengeruk keuntungan yang banyak. Rakyat pun dirugikan karena jatah BBM solar subsidi terus saja dirampok oleh parah mafia solar.

Paling anyar aksi mafia solar di wilayah Minahasa yang sempat viral dimedia sosial. Diduga koordinasi berjalan mulus ke oknum dan instansi-instansi tertentu, mafia solar subsidi Marcel alias Acel di Miinahasa tak takut terhadap aparat penegak hukum

Buktinya, mobil tap solar ilegal Bos Marcel menyedot solar subsidi di SPBU di wilayah Minahasa bahkan Kota Tomohon.

Teranyar SPBU di daerah Kasuang yang terletak tepat antara Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon, kendaraan- kendaraan Bos Acel sempat viral.

Bahkan akun media sosial Facebook di Sulut viral menuturkan bahwa pengakuan anak buah Bos Marcel, Marcel tidak takut terhadap aparat Kepolisian Polres Minahasa dan Tim Tipiter Polda Sulut.

“(KALU MASALAH POLISI DI MINAHASA NDA ADA YANG BRANI GOYANG PA KITA),” kata sopir dam truk biar meyangkinkan sopir sopir jangan lainya untuk tidak takut ‘ba tap solar” di SPBU Roong Ranowangko.

Menariknya, nama Kapolres dan Kasat Reskrim Minahasa diduga ikut terseret dalam permainan Mafia Solar Bos Marcel di wilayah Tondano.

Diduga aparat Kepolisian di Minahasa, Kota Tomohon bahkan Tim Tipiter melonggarkan aktivitas permainan Bos Mafia Solar di sejumlah SPBU di daerah Minahasa dan Kota Tomohon.

Untuk itu, akun FB yang memposting kejahatan Mafia Solar Marcel meminta Kapolda Sulut Recky Langie menindak tegas Mafia Solar Bos Marcel.

Pasalnya, Bos Marcel sudah merampok solar subsidi dari rakyat kecil di sejumlah SPBU untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Namun aktivitas serta gudang penampung solar ilegak yang berpindah-pindah serta tersembunyi rapi sehngga tak tercium oleh publik.(bly)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button