DaerahMinahasa

El Nino Mengancam, Pemkab Minahasa dan Forkopimda Siaga Hadapi Karhutla

Rapat Forkopimda dipimpin Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang

TONDANO, KOMENTARNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat Forkopimda yang dipimpin Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., MAP, di Ruang Kerja Bupati Minahasa, Selasa (1/9/2026).

Rapat ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan seluruh unsur terkait berkomitmen menjaga kondisi wilayah tetap aman sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama menghadapi kemarau panjang.

Bupati Robby Dondokambey mengatakan, selain membahas langkah pencegahan dan penanganan Karhutla, Forkopimda turut mencermati potensi dampak kemarau terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat.

“Selain membahas langkah pencegahan dan penanganan Karhutla, Forkopimda juga memberi perhatian terhadap potensi kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat,” kata Bupati.

Menurutnya, kemarau panjang berpotensi memengaruhi ketersediaan sejumlah komoditas. Kondisi tersebut perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berdampak terhadap masyarakat, terutama jika terjadi gangguan produksi maupun distribusi bahan kebutuhan pokok.

Di sisi lain, Pemkab Minahasa mengingatkan masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, termasuk membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.

Bupati juga meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan titik api maupun kepulan asap di wilayah sekitar.

“Terkait Karhutla, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkas Bupati yang akrab disapa RD.

Upaya pencegahan ini dinilai penting mengingat kondisi lahan yang lebih kering saat musim kemarau dapat membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

Rapat Forkopimda tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, S.E.; Kajari Minahasa Rama Eka Darma, S.H., M.H.; Kasdim 1302 Minahasa Mayor Inf Dadan Sopian; Wakapolres Minahasa Kompol Deky Ridwan Pangandaheng, S.Sos., M.H.; Wakapolres Tomohon Kompol Stenly Mawidingan, S.Sos.; serta Kasat Binmas Polresta Manado AKP Sonny Nexon Soputan.

Hadir pula Pasi Intel Kodim 1309 Manado Lettu Cku Jakob Herni Wuisan, Koordinator BIN Minahasa Marlo Mario, Ketua FKDM Minahasa AKDP (Purn) David Lembang, serta perwakilan FKUB Minahasa Pdt. Dr. Yobert Warouw, M.Div., M.Th.

Pemkab Minahasa berharap sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla sekaligus meminimalkan dampak musim kemarau panjang terhadap kehidupan masyarakat.(bly)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button