DaerahKota ManadoOlahraga

Persma 1960 Manado Belum Tamat! Peluang Lolos 8 Besar Liga 4 Nasional Masih Terbuka

MANADO, TRENDSULUT – Asa Persma 1960 Manado untuk melaju ke babak 8 besar Liga 4 Nasional 2026 ternyata belum sepenuhnya padam. Meski sempat terpuruk usai menelan kekalahan telak 0-3 dari Pesik Kuningan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (22/06/2026), hasil pertandingan lain justru menghadirkan secercah harapan bagi tim berjuluk Badai Biru.

Kemenangan mengejutkan Wahana FC Pekanbaru atas Unaaha FC Konawe dengan skor 2-1 membuat persaingan di Grup BB kembali memanas. Hasil tersebut membuka peluang bagi Persma untuk tetap bersaing memperebutkan tiket menuju babak 8 besar sekaligus menjaga asa promosi ke Liga Nusantara musim depan.

Sebelumnya, banyak pihak menilai peluang Persma nyaris tertutup setelah kalah dari Pesik Kuningan. Dalam laga itu, wakil Sulawesi Utara harus mengakui keunggulan lawan yang tampil dominan dengan mencetak dua gol di babak pertama dan satu gol tambahan pada paruh kedua pertandingan.

Kekalahan tersebut membuat Persma terdampar di posisi bawah klasemen dan berada dalam situasi sulit. Namun sepak bola selalu menghadirkan kejutan.

Kemenangan Wahana FC atas Unaaha FC menjadi hasil yang mengubah peta persaingan. Tambahan tiga poin bagi klub asal Pekanbaru itu membuat perebutan posisi dua besar semakin ketat menjelang pertandingan terakhir fase grup.

Situasi ini membuat Persma masih memiliki peluang secara matematis untuk lolos, meski harus melalui skenario yang tidak mudah.

Untuk menjaga mimpi tampil di babak 8 besar, Persma wajib meraih kemenangan saat menghadapi Wahana FC pada laga terakhir. Tidak hanya menang, Persma juga dituntut mencatat kemenangan dengan selisih gol besar guna memperbaiki defisit gol yang saat ini menjadi kendala utama.

Selain itu, tim asuhan Persma juga harus berharap Pesik Kuningan mampu mengalahkan Unaaha FC dengan skor meyakinkan. Jika skenario tersebut terjadi, peluang terjadinya persaingan ketat dengan poin yang sama akan terbuka, sehingga penentuan posisi klasemen akan bergantung pada selisih gol maupun regulasi yang berlaku.

Kini seluruh mata pecinta sepak bola Sulawesi Utara tertuju pada laga terakhir Persma. Dukungan dan doa masyarakat menjadi energi tambahan bagi skuad kebanggaan Manado tersebut untuk menciptakan keajaiban.

Dari kondisi yang sempat dianggap hampir tersingkir, Persma kini kembali memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Meskipun jalan menuju 8 besar penuh tantangan, dalam sepak bola tidak ada yang mustahil sebelum peluit akhir dibunyikan.

Badai Biru masih hidup. Harapan itu masih ada. Kini saatnya Persma bertarung habis-habisan demi menjaga mimpi Sulawesi Utara di pentas nasional.(bly)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button