DaerahHukrimMinahasa

Cegah Penyimpangan Anggaran, Lapas Tondano Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Aset Negara

Tondano, KOMENTARNEWS –  Komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano. Langkah tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Sosialisasi Pencegahan Fraud Pengadaan Barang/Jasa (Barjas) dan Perencanaan Barang Milik Negara (BMN) yang digelar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini diikuti langsung Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, bersama jajaran. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus memastikan pengelolaan anggaran dan aset negara berjalan sesuai prinsip transparansi serta akuntabilitas.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pembekalan terkait pencegahan risiko fraud, penguatan pengendalian internal, strategi mitigasi penyimpangan, hingga mekanisme pengadaan barang/jasa dan pengelolaan BMN berdasarkan aturan yang berlaku.

Selain aspek teknis, sosialisasi juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kepatuhan, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kalapas Tondano, Yulius Jum Hertantono, menyampaikan bahwa integritas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Menurutnya, pemahaman terhadap potensi risiko fraud harus dimiliki seluruh jajaran agar setiap proses pengadaan maupun pengelolaan aset negara dapat dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Penguatan integritas harus menjadi budaya kerja. Dengan memahami potensi risiko fraud sejak dini, seluruh jajaran diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” ujar Yulius.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) agar terus mengedepankan integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam menjalankan setiap program kerja.

Dengan mengikuti sosialisasi tersebut, Lapas Kelas IIB Tondano berkomitmen menerapkan hasil pembelajaran sebagai langkah memperkuat reformasi birokrasi. Pengelolaan barang, aset negara, dan pelayanan pemasyarakatan diharapkan semakin efektif, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.(bly)

Kata kunci SEO: Lapas Tondano, Yulius Jum Hertantono, pencegahan fraud, pengadaan barang jasa, BMN, Kemenimipas, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Utara, reformasi birokrasi

Meta deskripsi: Lapas Kelas IIB Tondano memperkuat tata kelola pemerintahan melalui sosialisasi pencegahan fraud pengadaan barang/jasa dan pengelolaan BMN.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button